Rabu, 10 November 2010

Sejarah Kontemporer Eropa

PERANG DUNIA 1 (1914 – 1918)
SEBAB UMUM
Adanya pertentangan antar Negara
1.       Jerman VS Perancis
Setelah kalah dalam perang pada tahun 1870, Perancis menjalankan politik “Revenge”. Jerman Tahu tentang hal itu dan mencoba mengisolir Perancis. Dalam hal ini Bismarck hamper berhasil, tapi kemudian digagalkan oleh Wilhelm II kecuali Triple Aliansinya. Pertentangan Jerman VS Perancis semakin tegang

2.       Jerman VS Inggris
-          Dilapangan Industri, dilapangan industri Jerman maju secara cepat.
-          Dilapangan Imperialisme, Jerman dan Inggris berebut jajahan Afrika (perbutan Maroko: 1911).
-          Jerman membantu bangsa Boer untuk melawan Inggris.
-          Persaingan di Angkatan Laut, karena Jerman membangun Angkatan Lautnya secara besar-besaran sehingga…

3.       Jerman VS Rusia
-          Ketika Wilhelm II menanamkan pengaruhnya di Turki dan Irak maka politik ini berarti perlindungan Jerman ke Turki.
-          Menghalangi Rusia menembus laut tengah, karena itu Rusia memalingkan diri dari Jerman dan mendekati Perancis.

4.       Rusia VS Australia
Australia ingin menguasai Balkan sama halnya dengan Rusia. Gerakan Panslapisme Rusia dipimpin oleh Serbia uyang ingin mendirikan Serbia Raya.

Politik Mencari Kawan (system of alliance)
Perancis mencari kawan samahalnya dengan Jerman sehingga Eropa terbagi dalam dua blok.
Jerman membentuk “Triple Aliance” pada tahun 1882.
Perancis membentuk “Triple Entente” pada tahun 1907..
Bulgaria masuk ke blok Jerman karenakecewa terhadap Rusia dan Turki juga masuk ke blok Jerman karena sebelumnya selalu merasa terancam oleh Rusia.
Adanya Perdamaian Bersenjata
Tidak ada perang tetapi suasana begitu tegang karena kedua blok tersebut saling mencurigai, mereka takut tiba-tiba terjadi perang antara kedua blok itu tersebut. Oleh karena itu tiap Negara selalu mempersenjatai diri. Maka timbullah persaingan dalam hal persenjataan.
SEBAB UMUM
Pada tahun 1914 tentara Australia mengadakan latihan perang di Bosnia bagi Serbia yang menuntut Bosnia dan Herzegowina latihan tersebut dianggap sangat Profokatif. Putera Mahkota Australia Franz Ferdinand dan Isterinya datang untuk menyaksikan latiha perang tersebut dan pada 28 Juni 1914 ia dibunuh di Sarazeva oleh seorang Serbia yang bernama Princip. Kemudian Australia mengirim Ultimatum kepada Serbia yang disusul pengumuman perang pada 28 Juli 1914.
Perang Dunia 1 meletus karena pengumuman perang tersebut, karena Rusia memobilisir tentaranya untuk membantu Rusia. 1 Agustus 1914 Jerman memngumumkan perang pada Rusia, kemudian pada tanggal 3 Agustus Perancis memngumumkan perang pada Jerman disusul Inggrisyang juga memngumumkan perang pada Jerman.

Selasa, 09 November 2010

Media Pembelajaran

Belajar adalah suatu proses yang komplek yang terjadi pada setiap orang sepanjang hidupnya. Proses belajar pada dasarnya merupakan proses komunikasi antara guru dan murid. Oleh karena itu belajar dapat terjadi pada siapa saja, kpan saja dan dimana saja.

Adanya perubahan tingkah laku pada diri orang itu yang disebabkan oleh pengetahuan, sikap dan keterampilan.
Secara formal proses belajar di sekolah-sekolah di maksudkan untuk mengarahkan perubahan pada diri siswa secara terencana baik kognitif, afektif maupun psikomotor. Adapun interaksi selama proses belajar sering dipengaruhi oleh lingkungannya antara lain, murid, guru, petugas sekolah, kepala sekola, bahan materi (buku, modul, selebaran, majalah) dan berbagai sumber belajar dan fasilitasnya.

Perkembangan IPTEK semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan pemanfaatan teknologi dalam proses mengajar. Dengan kata lain seorang guru dituntut pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pengajaran. Menurut H Malik (1994:6) media pembelajaran meliputi:
1.      Media sebagai alat komunikasi guna mengefektifkan PBM.
2.      Fungsi media dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.
3.      Seluk beluk proses belajar.
4.      Hubungan metode belajar dan pendidikan.
5.      Nilai manfaat media pendidikan dalam pengajaran.
6.      Pemilihan dan penggunaan media pendidikan.
7.      Berbagai jenis alat dan teknik.
8.      Media pendidikan dalam tiap mata pelajaran.
9.      Usaha inovasi dalam media pendidikan.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media adalah bagian yang tidak terpisahkandari suatu proses belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan dan tujuan pembelajaran disekolah pada khususnya.

Pengertian media
Kata media berasal dari bahasa latin yaitu medius yang artinya tengah, pengantar atau perantara.

Menurut Gerlach dan Ely (1971) media apabila dipahami sebara garis besar adalah manusia, materi, kejadian atau situasi yang isa atau mampu membuat siswa mengalami perubahan.
Dalam pengertian ini, maka guru, buku teks dan lingkungan sekolah adalah merupakan media.
Ada yang berpendapat  bahwa pendidikan adalah media dalam
-          Arti luas, disamping mencakup bahan dan peralatan media juga mencakup tentang orang, kegiatan yang dapat menciptakan kondisi yang memungkinkan orang dapat melakukan pembelajaran.
-          Hanya mencakup bahan dan peralatan
Menurut  Richards (1952:194) teknik adalah prosedur dan praktek dalam kelas cntohnya: penggunaan kata teknologi bukanlah hanya pembuatan kapal terbang mutakhir saja, tapi pesawat dari kertaspun merupakan suatu teknologi. Berdasarkan hal itu pengertian teknologi dibagi 2 macam.
1.      Teknologi canggih
2.      Teknologi tradisional
Beberapa batasan media tersebut dikemukakan cirri-ciri umum yang terkandung pada setiap batasan tersebut.
-          Media pendidikan memiliki pengertian fisik yang dewasa ini dikenal dengan hardware.
-          Media pendidikan yang memiliki pengertian non fisik dikenal dengan software

Penekanan media pendidikan pada…
Memiliki alat bantu pada proses belajar mengajar baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
Digunakan dalam rangka komunikasi dan interaksiantara guru dan siswa dalam PBM.
Dapat digunakan untuk kelompok besar dan kecil.
Sikap, perbuatan, organisasi, strategi dan management merupakan media pendidikan yang berhubungan dengan penerapan suatu ilmu.

Cirri-ciri media pendidikan
Gerlach dan Elly mengemukakan 3 ciri media pendidikan.
1.      Cirri fiksatif
Menggambarkan kemampuan media untuk merekam, menyimpan, melestarikan dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Melalui fiksatif ini media memungkinkan suatu rekamankejadia atau objek pada suatu waktu dapat di transfortasikan tanpa mengenal waktu/diwaktu yang lain.
2.      Ciri manipulatif
Transformasi suatu objek yang berlaku berhari-hari diringkas menjadi waktu yang singkat.
3.      Cirri distributif
Suatu peristiwa bisa di transformasikan secara bersamaan baik dalam ruangan tertentu melalui media.
Fungsi
Dalam suatu PBM ada 2 unsur yang penting yaitu: metode mengajar dan media pembelajaran.